7 Kebiasaan yang Dilarang pada Trimester Ketiga

ibu hamil trimester ketiga

Trimester ketiga (minggu ke-27 hingga akhir kehamilan)

Trimester ketiga merupakan fase akhir dari masa kehamilan yang paling menantang. Perisapan yang dilakukan pada trimester ketiga bukan hanya dilakukan oleh bunda saja. Suami juga harus siap siaga bila sudah dalam fase ini. Kendaraan harus siap sedia untuk mengantar persalinan bunda dan tentu saja keuangan juga harus disiapkan. Sebagaimana kita ketahui biaya untuk persalinan tidaklah murah ya.

Resiko yang bisa terjadi pada trimester ketiga, seperti:

  1. Pendarahan
  2. Preeklampsia

Meskipun sudah menjelang kelahiran. Resiko selalu ada. Oleh karenanya, harus tetap waspada. Supaya kelahiran dapat lancar dan bunda beserta anak sehat.

Berikut adalah hal-hal yang dilarang dilakukan bunda di periode ini:

  1. Berendam di ari hangat justri bisa membahayakan janin di dalam kandungan akibat suhu yang panas.
  2. Mengonsumsi daging dingin atau dikenal dengan deli meat sangat tidak dianjurkan, karena makanan yang diproses 100 persen matang adalah makanan yang aman dikonsumsi. Bakteri pada deli meat bisa melewati dinding uterus dan langsung menuju ke janin.
  3. Terlalu banyak berolahraga sangat tidak baik bagi bunda. Otot-otot tubuh mengalami ketegangan karenan beban lain. Inilah yang bisa mengganggu pada kehamilan dan membuat tubuh bekerja lebih ekstra.
  4. Tidak menandai kapan anak menendang informasi ini penting untuk mengetahui posisi anak.
  5. Posisi duduk yang salah bisa mempengaruhi janin yang ada dalam perut bunda. Bunda harus mempunyai space atau ruang supaya perut bisa “bernapas” dan tidak tertekan dengan benda keras.
  6. Terpapar produk kimia seperti menggunakan kosmetik ataupun produk pembersih rumah. Dikhawatirkan produk kimia akan membuat uap berbahaya yang bisa masuk ke dalam rahim.
  7. Makan terlalu banyak bisa mengakibatkan lonjakan berat badan. Itu bisa meningkatkan risiko terkena diabetes.

Masih harus berhati-hati meskipun usia kehamilan sudah trimester ketiga.