GARA-GARA TIKTOK AKU INGIN JADI BOWO

Tiktok sudah menyebar ke masyarakat bagai virus yang menjangkit seseorang. Saling tular menular dengan cepat. Setiap membuka sosial media seperti Instagram, pasti selalu ada yang post tentang dirinya atau orang lain yang bergoyang sambil diiringi musik yang disediakan aplikasi tiktok. Memang seperti itulah guna aplikasi itu. Bergoyang sambil diiringi musik. Dan saya adalah salah satu penikmat para artis (khusus kaum hawa) tiktok. You khow what i mean lah ya.

Jadi teringat dengan sosok pemuda yang sempat menjadi idola. Bowo Alpenliebe. Bocah yang terkenal karena video tiktoknya. Namanya meroket pada tahun 2018 lalu. Para fans sang artis tiktok ini begitu menggilainya, lihat saja beberapa status dari fans Bowo di bawah ini.

Sampai mau menjual ginjal segala lagi. Perlu di ketahui, manusia memang bisa hidup dengan satu ginjal, akan tetapi itu sangat beresiko pada kesehatan.

Bowo effect sudah begitu dalam menjangkit para kaula mudi. Sampai saya sendiri penasaran pada siapa sih sebenarnya Bowo ini, ko sampe para fans nya begitu barbar bikin status tentangnya. Akhirnya saya coba mencari jawaban ke mbah Goggle. Ternyata nama lengkap dari Bowo Alpenliebe adalah Prabowo Mondardo, lahir pada tanggal 17 Maret 2005. Usia yang masih muda ternyata sodara-sodara, masih duduk di bangku SMP.

Menjadi artis tiktok ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Terbukti dari Bowo ini, dibalik beberapa kali masuk stasiun televisi, pundi-pundi uang yang dihasilkan, dia harus siap menerima resikonya. Seperti kebanyakan artis lainnya yang memiliki haters, sekumpulan jiwa pembenci yang iri akan kesuksesan orang lain. Bowo pun tak di biarkan lolos begitu saja oleh para pembenci ini, bagai santapan lezat bagi jiwa dengki mereka. Dimulai dari para netizen yang nyinyir di sosmed (sosial media), sampai teman-teman sekelasnya yang ikutan nyinyir akan aktivitas yang Bowo lakukan. Terbukti dari beberapakali dia harus pindah sekolah karena tidak nyaman dengan sikap teman-teman sekelasnya. STOP Bullying and Cyberbullying wahai para kaula muda.

Para haters menyerang mental dari korbannya, semakin terpuruk kondisi mental si korban semakin kegirangan mereka. Dan ketika si korban mulai melakukan tindakan nekat yang bisa mengarah pada percobaan bunuh diri. Para pembenci itu akan diam seketika, langsung dah mereka merubah jadi manusia yang sok perhatian.

Perundungan atau bullying bukan masalah yang sepele. Banyak kasus yang berujung pada maut karena hal ini. Seperti yang di beritakan tentang korban-korban Bullying and Cyberbullying.

Beruntung Bowo memiliki orang-orang yang sayang padanya dan terus mensupport. Selain support dari ibunda tercinta, Bowo memiliki tenaga lain yang bisa membuatnya bahagia disetiap saat. Tenaga yang bisa membuat hari-harinya semakin berenergi. Siapalagi kalau bukan dari sang kekasih. Cmiwiw.

Gadis ini bernama Mega Nay, tenaga tambahan untuk menemani hari-hari Bowo. Penguat disaat para pembenci mencaci, sungguh bagai oase di padang pasir. Berikut keakraban mereka berdua.

Dan setelah saya selesai menulis tulisan ini. Saya langsung jadi fans Mega Nay Bowo. Sekian.

ANDAI AKU JADI BOWO”.