Kenali Gejala Virus Corona dan Hoax Virus Corona di Masyarakat

hoax corona dan gejala corona

REBAHANDULU.COM — Pasca WHO mengumumkan bahwa corona virus sudah menjadi pandemi, karena sudah menjadi ancaman bagi kesehatan dunia. Banyak negara mulai memulangkan warga negara mereka yang berada di China, termasuk Indonesia.

Korban jiwa yang diakibatkan oleh virus corona sudah mencapai 1.357 jiwa. Sedangkan klaim dari petugas pembakaran mayat menyatakan kalau mereka membakar setidaknya 100 mayat perhari. Bila dikalkulasikan seharusnya lebih dari 1.375 korban yang diakibatkan oleh virus corona. Entah benar atau tidaknya jumlah-jumlah yang mereka klaim itu, tetapi kita harus tetap waspada kepada virus ini. Karena sejauh ini belum ada vaksin dari virus corona.

Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 200 juta jiwa, Indonesia harus bisa mengedukasi masyarakat tentang bagaimana penyebaran virus corona dan seberapa berbahaya jika sudah menjangkit pada manusia.

Di tengah wabah corona baru-baru ini tersebar juga beberapa hoax di masyarakat tentang virus ini.

Berikut beberapa hoax yang beredar di masyarakat.

  1. Virus corona dapat dicegah dengan rutin minum air putih dan menjaga tenggorokan tetap lembap (hoax)
  2. Sup kelelawar penyebab virus corona (hoax)
  3. Penyembuhan virus corona dengan bawang putih (hoax)
  4. HP Xiaomi buat China dapat menularkan virus corona (hoax)
  5. “Jokowi: virus corona minum bodrex 5 menit langsung sembuh” (hoax)
  6. Teleponan dengan penderita virus Corona bisa menulark (hoax)

Ada-ada saja hoax yang tersebar di masyarakat. Entah siapa yang pertama kali menyebarkan hoax, tapi sudah jelas ini perbuatan yang keji.

Perlu diketahui jika virus corona bisa menular dari manusia ke manusia, dan inilah yang mempercepat penyebaran virus ini. Pada setiap warga negara yang penduduknya terjangkit pasti memiliki riwayat pernah berkunjung ke daerah Wuhan, di China. Menurut seorang dokter yang mengumumkan pertama kali tentang virus corona, mengatakan bila virus corona muncul pertama kali di Wuhan, China.

Gejala yang ditimbulkan akibat virus corona biasanya infeksi pada hidung, sinus, atau tenggorokan bagian atas. Memang tidak jauh berbeda dengan virus flu biasa, tetapi jika infeksi virus corona menyebar pada saluran pernapasan bagian bawah (tenggorokan dan paru-paru), dapat mengakibatkan pneumonia, terutama pada orang lanjut usia, orang dengan penyakit jantung, atau orang dengan sistem imunitas lemah. Seperti yang dilansir dari liputan6.

Itulah gejala yang diakibatkan virus corona jika menyerang kepada manusia. Sekarang para ilmuwan sedang berusaha mengembangkan vaksin yang bisa mengalahkan virus corona.

Saat ini cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah antisipasi sedini mungkin seperti cuci tangan, menghindari untuk menyentuh bagian mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang kotor. Selain itu, pastikan menutup mulut saat sedang batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu tersebut ke tempat sampah dan segera cuci tangan.

Itulah langkah preventif dalam pencegahan virus corona. Waspada boleh, panik jangan!