PERIBAHASA INDONESIA: MASUK KANDANG KAMBING MENGEMBIK, MASUK KPU KORUPSI!

ott

Belum genap 10 hari di tahun 2020 rasanya sudah begitu banyak kasus yang terjadi. Mulai dari konflik Natuna Indo – China, konflik iran-As, Reynhard si predator, dan sekarang kasus terbaru bahwa salahsatu komisioner KPU berinisial WS tertangkap OTT oleh KPK karena di duga menerima suap.

 

Ketua KPK, Komjen Firli Bahuri, mengatakan Komisioner KPU tersebut ditangkap karena diduga menerima suap. Firli menegaskan, pihaknya tak akan pandang bulu terhadap siapa saja yang memberi dan melakukan suap.

 

Penangkapan Wahyu membuat prihatin pimpinan KPU. Ketua KPU, Arief Budiman, bersama Komisioner KPU lainnya Pramono Ubaid Tantowi, Ilham Saputra dan Viryan Azis kemudian menyambangi KPK untuk mengonfirmasi penangkapan Wahyu. “Jadi hari ini kita dapat mengonfirmasi benar yang diperiksa Pak WS,” kata Ketua KPU Arief Budiman di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jaksel, Rabu (8/1/2020)

 

Menurut Arief, Wahyu masih menjalani pemeriksaan. “Kami juga menanyakan statusnya apa, statusnya terperiksa,” ujar Arief. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap mereka yang terjaring OTT. Setelahnya, KPK akan mengumumkan status hukum dari mereka.

Rasanya masih begitu terngiang ngiang  perkataannya saat di undang ILC tepat satu tahunan yang lalu 8 januari 2019. Berikut videonya:

Oalah yang dulunya koar-koar gak bakalan korupsi dan berani bertanggung jawab dihadapan tuhan yang maha esa dan di hadapan rakyat, kenyataanya sekarang ketangkap OTT. Ya sudah selamat bertanggung jawablah pokoknya.

 

Emang kadang ucapan tak sesuai dengan kelakuannya ya. Dan rasanya korupsi bukan lagi karena gaji yang di terima tidak cukup tetapi karena keserakahan yang telah mendarah daging.

 

Jadi teringat juga kata kata bung Rocky Gerung di acara dan waktu yang sama bahwa dia bilang kalau ILC itu keliru ngasih judul menguji netralitas KPU, tapi harusnya menguji integritas KPU. Netralitas itu enggak perlu di uji, karena netralitas adalah fungsi. Yang harusnya di uji adalah integritas, karena integritaslah yang menentukan netral atau tidak. Dan hari ini terbukti bahwa KPU tidak memiliki integritas jika benar salahsatu komisioner KPU yang berinisial WS itu melakukan korupsi berupa menerima suap.

 

WS bilang Kasus korupsi 2004 tidak akan terulang lagi di 2019. Tapi ketahuankan di 2020? ¬†Tahun yang penuh kejutan memang meskipun belum genap 10 hari. Kendati demikian kita tunggu kabar berikutnya…